Pages

Kamis, 13 Desember 2012

Rabu, 12 Desember 2012

Dari puisi sebelumnya "berbuat banyak untuk banyak orang" itulah yang tepat disandangkan padamu. Kau telah berbuat banyak untuk orang disekitarmu, untuk anak jalanan, untuk anak miskin yang tidak mampu sekolah dan siapa pun yang membutuhkan bantuanmu. Orang macam apa kau ini, kebaikanmu yang tak pandang bulu sungguh luar biasa. Kau mampu melihat kebaikan dari diri tiap manusia. Kritikmu tak pernah menyakitkan. Yaaa,,sebagai orang yang sering kau kritik, aku tak pernah merasa sakit hati. Hemmm biasanya tiap magrib aku selalu ada teman untuk jalan kaki ke masjid dekat kontrakan, sekarang berbeda. Yang setiap habis sholat subuh melantunkan ayat-ayat Ilahi. Maaf sahabat aku tak mampu berbuat banyak untukmu. Tapi kebaikan yang kau tanam dihati ini akan aku rawat dan siram agar tumbuh subur.

Puisi dari teman untuk sahabat

Hai sahabatku yang tertidur nyenyak di pusaramu. Ada teman kita yang membuat puisi buatmu. Ini aku cuplik puisinya buatmu...


Pahlawan yang Gugur
Oleh: M. Afifuddin

Daun pasti jatuh dari tangkai
Pasti begitu pun manusia
Begitu pun hidup ini dirangkai
Mengelak hanya sia-sia

Dan semua memang tertata
Terencana dengan tepat merata
Kapan, dimana, akan kemana

Tapi para pahlawan yang gugur
Mereka tak sirna
Bumi segan mencerna
Kita pun merana
Mendamba kebajikan yang kini membujur

* * *

Jejak-jejaknya masih hangat
Tampak di lorong-lorong waktu
Gedung, halaman berpaving, jembatan
Jalanan beraspal, pepohonan di pinggir
Di sana tersimpan mozaik memori
Yang bahkan debu pun mengenangnya

Dia hanya seorang bocah
Dengan senyum simpul renyah
Perawakan biasa, manusia biasa
Namun dedikasinya luar biasa

Dia sudah pergi,
“Sudah masuk,” katanya dalam mimpi seorang kawan

Entah,

Tentu saja aku tak menantang kepastian-Nya
Tapi ijinkanlah jiwa ini memahatnya
Dalam bujuran kertas
Dia, memang, bukankah sejajar dengan raja-raja dalam prasasti?

***

Aku yang tak mudah melupa
Aku yang demikian rupa terus mencerna masa lalu
Agaknya berat bila hanya disimpan dalam benak sebesar tugu
Maka biar secarik prasasti ini menyimpan sebagian
Bila kelak harus teringat, tak perlu tergorok benak ini
Karena betapa banyak memori yang tak bisa dihapusnya, dilupakannya

***

“Namaku Hafiz. Mudah ‘kan diingat? Ha-fiz,” katanya tersenyum
Di koridor lantai tiga.
Hari kedua, Senin?
Bajunya berwarna hitam kala itu.
Aku suka memergokinya menulis di kamarnya yang bersebelahan
Sempat kudengar, kira-kira katanya, “Menjadi jurnalis”
Dan dalam gurau, aku mulai memanggilinya mas Wartawan

. . .

***

“Sejak awal dia selalu kelihatan kurang sehat,” kata seorang kawan beberapa hari setelah malam buta itu
“Pasti karena pikulan khidzmah yang diembannya, bukan sakit,” jawabku tak terdengar
“Dia anak yang manis,” ujar seorang kolega sebidang, di serambi
“Kau mungkin pernah jatuh hati padanya ya?” hatiku berisik cekikikan mendengarnya
“Ini pas pemakamannya,” sebuah gambar di hape diselonjorkan
“Pas hujan. Katanya di sini juga hujan ya kala itu?” lanjutnya.
“Sungguh luar biasa ya dia,” lanjutnya lagi.
“Ya, dia luar biasa. Dia berbuat banyak untuk banyak orang . . .
Banyak orang berbuat banyak untuk dia,” simpul hati yang terkenang
“Hujan pun ikut bersedih untuknya, seperti dulu ketika para pendekar bersorban meninggal. ”

***

Dia sudah dipanggil
Kita telah mengantarnya,
Dengan jasad dzohir kita, maupun do’a kita
Sampai manakah perjalanannya?
Semoga cepat sampai cita-cita hakikinya,
juga kita
Semoga kebajikan menjadikan perjalanannya bagai rekreasinya,
juga kita

***

Kita masih mengembara di sini
Di hari-hari menggalang bekal kesana
Kita pasti juga menyusul
-Semoga kita dimudahkan menuju kebaikan-

Karena,
Daun pasti jatuh dari tangkai
Tapi para pahlawan yang gugur
Mereka tak sirna . . .

-WaLlahu a’lam-

Surabaya, Ujung November – 04 Desember 2012

Jumat, 07 Desember 2012

Selamat tidur sahabatku....

Ini kesedihanku... Yaaa kesedihanku karena ditinggal "pulang" sahabatku yang paling baik. Gatau kenapa, ini kesedihan yang kayak gimana. Kesedihan hingga air mata tak keluar setetes pun, hanya rasa menyesakkan didada. Teringat jam 12 malam aku melangkah setengah berlari menyusuri lorong rumah sakit, dengan perasaan yang tak karuan, kemudian melewati kerumunan yang kebanyakan aku kenal, salah satu dari mereka menunjuk sebuah ruang, memberi isyarat untuk masuk. Kemudian aku pun masuk, dan yang kulihat adalah tubuh sahabatku terbujur kaku ditutupi selimut. "Innalillahi wa inna ilaihi raji'un....Ya Allah begitu cepat Kau menjemput sahabatku..." Kemudian aku buka selimut yang menutupi wajahnya. Aku lihat wajah sahabatku untuk terakhir kalinya. Terlihat bekas luka jahit di kepala sebelah kiri, dan wajah yang memucat dan bibir yang menghitam. Petugas pun datang untuk memandikan jenazah, aku bantu mengangkat jenazah untuk dipindahkan ke keranda. "Astaghfirullah hal adzim,,kenapa tubuhmu dingin sekali sahabatku,,apakah aku perlu membakar sesuatu untuk menghangatkanmu,,katakan apa yang kau mau pasti aku beri sahabatku..." 

Tak bermaksud untuk mengingkari takdir, tapi ini kesedihan terdalam yang pernah aku rasakan. Hari-hari berlalu dan aku masih merindukannya. Ketika melihat barang-barangnya yang masih ada di kontrakan, perasaan sedih tiba-tiba meluap ke permukaan. Sampai sekarang aku masih tak percaya sahabatku yang juga sekontrakan telah tiada. Benar-benar ga percaya...tapi biarlah kesedihan ini kupendam dalam-dalam, tak perlu orang lain melihat wajah sedihku.

Sahabatku, kau orang baik dan kau sangat pantas mendapatkan tempat terbaik di sisi Sang Khaliq...mimpi indah dalam tidurmu yang abadi sahabatku, Hafizuddin Ahmad...



Sabtu, 27 Oktober 2012

I just wanna say...

DAMN....!!!

Kurang lebih

Tau kah anda bagaimana rasanya diremehkan oleh orang
Bahkan oleh orang terdekat
Dianggap kecil dan ga berarti (hiperbola)

Tak masalah buatku, mereka hanya belum tau. Belum tau.
Dan ga berharap mereka perlu tau.
Ini diriku, aku memiliki kontrol penuh atas diriku.


Suatu saat, sekarang, atau akan...
Ada yang mengerti diri ini sepenuhnya.
Ya...sepenuhnya...kekuranganku dan kelebihanku.
Dan orang yang aku percaya sepenuhnya tanpa tabir.

PENCITRAAN

Pencitraan diri tentang sesuatu yang baik-baik hanya akan memberikan ekspektasi yang terlalu tinggi oleh orang sekitar. Dan kalo sudah begitu, orang sekitar akan kecewa dan akhirnya meremehkan kita.

Pencitraan diri yang buruk memang dapat pula diremehkan orang sekitar, tetapi setidaknya ga memberikan ekspektasi yang berlebihan oleh orang sekitar. Dan ga ada kekecewaan.

CMIIW

Jumat, 26 Oktober 2012

Ini mungkin UTS terakhir S1 ku....HARUS DINIKMATI SEPUAS-PUASNYA...!!!
SELAMAT HARI RAYA IDHUL ADHA....

SEMOGA KITA BISA BELAJAR TENTANG KEIKHLASAN DI SETIAP PENGORBANAN

Visiku

Menjadi dokter gigi yang punya 1000 tangan dan 1000 kaki...

Bingung yaa...yahh begitulah visiku, jika dipikirkan hanyalah sebuah visi yang absurd...
tak perlu dipikirkan, cukup diingat dan ketika tiba saatnya semua akan tau maksudnya...
Apalagi yang lebih membahagiakan selain berkumpul bersama keluarga...
Lama tak pulang bukan berarti ga merindukan rumah...
Kerinduan ini sangat...
Tapi ada hal yang melebihi kerinduan yang harus dilakukan..
Demi membahagiakan orang yang dirindukan...

Kehancuran yang indah

Semua tau kalo hidup ini ga semudah seperti dalam film fiksi yang happy ending
Pastilah hidup itu harus diperjuangkan...
Terlempar, terbanting, tersikut, terinjak, terludahi...
Harusnya manusia terbiasa dengan itu...
Begitu pula dengan aku...

Aku tak mau menyerah...
Aku akan terus berjuang dan bertarung...
Hingga tercapai tujuanku...
Dan kunikmati nanti..

Tetapi, jika aku hancur ditengah jalan...
Tak sanggup lagi meneruskan perjalanan...
Dan tujuanku tak tercapai...
Setidaknya aku ingin kehancuran yang indah...

PERBINCANGAN AYAH DAN ANAK

Seorang anak bertanya kpd ayahnya :
"Ayah temanku membiarkan nyamuk
menggigit tangannya sampai kenyang
agar nyamuk itu tdk menggigit anaknya.
Apakah Ayah juga akan melakukan hal
yang sama?".
Sang Ayah tertawa "Tidak nak, ayah
akan memasangkan kelambu agar
nyamuk tidak dapat menggigit
siapapun".
"Oh iya, aku juga membaca tentang
seorang Ayah yang rela tidak makan
supaya anak-anaknya bisa makan
kenyang. Apakah Ayah akan melakukan
hal yang sama?", si anak kembali
bertanya.
Dgn tegas Ayahnya menjawab "Ayah
akan bekerja keras agar kita semua
dapat makan kenyang."
Sang anak tersenyum...dan berkata
"Terimakasih..Aku bisa selalu bersandar
padamu Ayah.."
Sambil memeluk dan mengusap rambut
sang anak, si Ayah berkata "Tidak Nak..!!
Tapi aku akan mengajarmu untuk berdiri
kokoh diatas kakimu sendiri, agar kau
tidak jatuh tersungkur ketika aku harus
pergi meninggalkanmu"

Minggu, 09 September 2012

Jemput aku sayang


SAYA DAPAT INI DARI ORANG LAIN. BACA INI BAIK-BAIK AGAR ANDA LEBIH "NGEMAN" DENGAN ORANG YANG MENYAYANGI ANDA.

Jam 19:15 ditelpon
Cwe : syg , aku dah plg. km jmpt aku ya?
Cwo : km uda plg? Ko g ngbarin sih? Aku ada acara sm tmen 1jam lgi ya.
Cwe : ya gpp syg ,aku tungguin.
Cwo : lagian km plg kok ndadak sih, ga ngasi tau.
Cwe : maaf syg kkk lgi di kntor,mma lg skt, lagipula kan pngen nya yg prtama kali aku liat itu km, maaf kalo nyusahin km:(
Cowo : iya gpapa, tunggu 45menit lg ya.
Cewe : hallo sayang, yah kok mati sih hapenya.
(Ngeliat hp nya terus bunyi , si cowo pun matiin hpnya)
Jam 22:00 setelah acara teman nya selesai si cowo pun langsung jmpt cewenya. Tp ga ketemu . Dia mengaktifkan hpnya ada 5 sms yg diabaikan
Si cowo menelfon cewenya dan hp nya sdh ga aktif lg.
"Kalo soal ga dijemput knp pake matiin hp sih"
Si cowo pun menuju kerumah cewenya namun tak ada org, dia pun ingin pulang namun,terhenti ketika ambulance dtg..

Kakak si cewe : kmn aja km bangsat!! Adik ku di rampok, dia nungguin km , bukan nunggu kematiannya! Berkali kali aku sms dia pulang , tp dia tetep bersikeras nungguin km! Kalo gini jadinya siapa yg kehilangan dia,bukan km!! Tp kita semua!

Si cowo pun hanya diam mematung tnp suara , dia buka sms dari si cewe

20:25 sayang kok hp nya dimatiin?

20:30 sayang udah blm acaranya?

20:40 sayang ada yg merhatiin aku.

20:45 aku takut,km dmn syg?

20:50 ya uda aku plg sndiri,sbenernya aku plg cuma mau ngucapin happy anniversary buat hubungan kita,makanya gak mau dijemput siapapun.
Makasih sayang buat waktu 2 tahun nya. I Love You.maafin aku syg.

Ini cerita yg harus kita lihat dan kita renungkan. Jaga apa yang kamu miliki skrg . Sebelum akhirnya km nyesel krn dia udah nggak ada

Cerita tentang juru parkir di rumah makan padang

RM padang adalah tempat favorit ketika ga tau lagi mau makan apa. Dan terang saja masakan padang tu emang enak. Selain enak, masakan padang tu bergizi tinggi, soalnya di dalemnya banyak sayurnya. Top markotop dehhh...

Suka sama masakan padang ga terlalu lama sih, berawal dari ajakan pacar buat makan di RM padang, kemudian berulang beberapa kali dan akhirnya menjadi favoritku.

RM padang yang sering aku datangi untuk menikmati masakan padang ada di Jalan Airlangga. Tempatnya emang biasa, tapi masakannya menurutku lebih enak dari RM padang lain di sekitar kampus. Meskipun favorit tetapi ada hal yang buat aku pikir-pikir buat datang ke sana.

Yang jadi ganjalan adalah disana ada tukang parkir yang jadi musuh babuyutanku. Dia nyebelin abis deh, ga pernah mau ngapa2in, cuma duduk2, trus pas aku mau naik motor langsung nyamperin dan bilang "Seribu..!!" dengan nada kayak males gitu. Setelah uang dikasih dia langsung duduk. Dafuq.

Ga berhenti disitu, ada lagi hal yang bikin dia menjadi the most scumbag of jukirman. Suatu hari aku habis makan di tempat itu seperti biasa. Aku tengok kanan kiri, melihat sekeliling buat memastikan kalo dia ga ada disitu atau masih jauh. Dan benar saja, dia berada agak jauh. Ga pake lama, langsung cepet-cepet ke motor, pake helm, stater, langsung tancap gas. Sialnya, dia menyadarinya, aku pun semakin menggeber gas bergaya layaknya pembalap sepeda roda tiga. Ga kehabisan akal, dia langsung lari ke depanku dan mengangkat tangannya, pose seperti banci mau nangkep berondong. "Woi, bayar parkir seribu, ojo mlayu..!!" dia ngomel kayak deptcollector nagih tunggakan kredit. Pikirku "Anjriiit, ni orang ga ada matinya, tunggu pembalasanku!! #dengantatapandendamnyiblorong." sambil ngasih duit dengan terpaksa.

Rabu, 01 Agustus 2012

Percakapan laki Inggris dan laki Gayo

Seorang laki2 Inggris bertanya Pada seorang laki2 Muslim di GAYO Aceh Tengah, berikut percakapanya :

"Lelaki Inggris bertanya : "Kenapa dalam Islam wanita tdk boleh berjabat tangan dengan sembarang laki2,,,?"

Lelaki Muslim Gayo menjawab : "Bisakah kamu berjabat tangan dengan Ratu Elizabeth,,,,?

Lelaki Inggris menjawab : "ooh,,, tentu tidak,,,!!! cuma orang2 tertentu saja yg bisa berjabat tangan dengan Ratu."

Lelaki Muslim Gayo tersenyum & berkata : "Wanita2 dari golongan kami(Kaum Muslimin) adalah para Ratu, dan Ratu tidak boleh berjabat tangan dengan pria sembarangan (yg bukan muhrimnya)"

Lalu Lelaki Inggris bertanya lagi, "Kenapa perempuan Islam menutupi tubuh dan rambut mereka,,,?"

Lelaki Muslim Gayo tersenyum dan mengeluarkan 2 buah permen dari sakunya, lalu ia membuka bungkus permen yg pertama tapi ttp membiarkan permen yg kedua tertutup bungkusnya, tiba2 dia melemparkan permen2 itu ke lantai yg sangat kotor.

Lelaki Muslim Gayo bertanya : "Jika saya meminta anda untuk memilih salah satu permen itu,maka permen mana yg akan anda pilih,,,?"
Lekaki Inggris spontan menjawab : "Tentu saja yg msh tertutup dg bungkusnya karena isinya tetap bersih dan tdk kotor,,,,"

Dan Lelaki Muslim Gayo berkata : "Begitulah cara kami orang Muslim memperlakukan dan melihat perempuan dari golongan kami"

Asem-aseman

Yeaaahhh makanan-makanan yang disajiakan di PN ini menurut sejumlah orang enak. Tapi buat orang seperti aku yang ga suka makanan yang asem atau masam, tempat ini bukanlah tempat makan yang cocok. Aku ga habis pikir, semua makanan dan minuman di tempat ini ga ada yang ga asem atau masam. Sampe-sampe waiternya aku tanyain makanan yang manis ada apa ga, jawabnya ada tapi juga ada asem-asemnya. Sama aja kali yaa...

Pan-fried chicken breast with bla bla bla...
Ga begitu jauh dengan makanannya, cake yang seharusnya manispun dikasih semacam saus yang agak asem-asem gitu.

Strawberry chesee cake

Diriku aku

Dunia sekarang beda dengan dulu.
Dunia masa depan beda dengan sekarang.
Seiring berjalan waktu.
Gelombang perubahan pun mengikuti.

Satu dua orang hari ini.

Bisa berubah dua tahun kemudian.
Satu dua orang setahun lalu.
Bisa berbeda dengan sekarang.
Tetapi ada yang tak berubah.

Arus deras perubahan jaman.

Tuntutan pergaulan masa kini.
Gaya hidup hingar-bingar.
Tak sulit mengubah siapapun.
Tetapi ada yang tidak.

Aku pun berubah.

Caraku hidup pun berubah.
Sifatku pun berubah.
Tapi jati diriku tak boleh berubah.

Jati diriku sebagai orang Jawa.

Jati diriku sebagai bangsa Indonesia.
Jati diriku sebagai Muslim.
Jati diriku sebagai aku.

Ya Allah, jagalah aku.

Agar tak kehilangan arah.
Tak silau oleh kilau dunia.
Tak lupa akan jati diriku.
Aku tak ingin jadi orang lain.
Aku hanya ingin menjadi diriku sendiri.
Bukan salahmu jika kamu terlahir dalam keadaan miskin, tetapi jika kamu meninggal dalam keadaan miskin itu sepenuhnya kesalahanmu.

Terserah kamu mau hidup kemudahan atau hidup menderita. Yang jelas, jangan sampai keputusan yang kamu ambil malah membuat orang disekitar anda menderita. Apa saja yang anda lakukan ini haruslah berorientasi hingga 10-20 tahun kedepan. Ada orang bilang kesuksesan anda akan terjadi 10 tahun setelah anda berikhtiar untuk menggapainya. Jadi, jangan buang-buang waktu kamu untuk menghamburkan uang yang bukan dari keringat kamu. Ingatlah, masa depan adalah misteri, kamu tak akan pernah tahu sampai kamu mengalaminya.

Dilema nonton


Bersama pacar nonton film di bioskop adalah salah satu hal yang menyenangkan. Apalagi filmnya adalah film yang rating tinggi. Berjalan berdua tak disengaja memakai kostum hitam-hitam. Wah, makin matching aja nih sama filmnya. Padahal ga ada niat.
Nasib ga bisa ditebak, ketika ditengah penayangan film, kebelet kencing adalah hal yang menyebalkan. Lagi seru-serunya malah ga bisa tenang karena harus nahan kencing. Akhirnya diputuskan untuk menahannya. Hanya beharap semoga ga ada adegan yang bikin kaget, karena bisa dibayangin ketika lagi dipuncak tertinggi kebelet, tiba-tiba dikagetin. Bisa jadi banjir bandang nih. Dan jadilah, sepanjang film sampai selesai, harus konsentrasi untuk nahan kencing.

Take home message:
Kencinglah sebelum nonton, karena nahan kencing sepanjang film yang ga ingin anda tinggalkan adalah siksaan. 

Jangan terburu-buru dalam menjemput rizki, matahari tidak akan bersinar di malam hari.
-Quraish Shihab-

Kutipan yang berarti sesuatu pasti akan menjadi indah, tetapi ada waktunya. Oleh karena itu kita ga boleh menyerah, karena kita tidak tahu kapan keberhasilan bisa tercapai. Barangkali keberhasilan tinggal sejengkal lagi, tetapi kemudian kita menyerah, dan akhirnya kita tak pernah berhasil.
Kita harus terus berikhtiar meskipun kegagalan yang kita dapati. Tanpa berikhtiar keberhasilan takkan pernah bisa mendekat.

Selalu beriktiar, berdoa, tawakal, bersabar, dan bersyukur...

Senin, 23 Juli 2012

Ada "udang" dibalik latihan nyetir

Hari ke-1
-Sesi latihan pagi --> di lapangan
Latihan melewati gawang dengan berbagai posisi, latihan belok melewati gawang dengan sudut sempit, mundur sambil berbelok kemudian masuk ke gawang tanpa nabrak, dan selama latihan melatih feeling.
Kemudian test drive di jalan dengan tingkat kesulitan LOW (jalanan tak begitu ramai, jalan lebar, dan tak begitu rusak).
-Sesi latihan sore --> di jalan
Latihan dilakukan di jalan dengan tingkat kesulitan MEDIUM (jalanan ramai, jalan lebar, dan tak begitu rusak). Selain itu belajar putar balik dan melatih feeling.

Hari ke-2
-Sesi latihan sore --> di jalan
Latihan dilakukan di jalan dengan tingkat kesulitan HARD (jalanan ramai dengan mobil truk, jalan agak sempit, dan kerusakan jalan ringan). Kemudian belajar masuk dan antri pom bensin. Selain itu melewati pasar yang ramai karena menjelang berbuka puasa.

Hari ke-3
-Sesi latihan pagi--> di jalan
Latihan dilakukan dari rumah hingga menuju sebuah tempat yang lumayan jauh yaitu Leces. Tingkat kesulitan VERY HARD (jalanan ramai, lebar jalan sangat sempit, kerusakan jalan parah disertai kemiringan). Latihan yang sangat melelahkan tetapi berhasil aku lalui.

Dengan latihan keras, yang aku lalui hingga tetes keringat dan darah terakhir, akhirnya aku dinobatkan sebagai.....

...."SUPIR MUDIK CADANGAN"

-_______-

Minggu, 22 Juli 2012

Kura-kura dan kupu-kupu

Dulu....
Masuk FKG ga tahu harus bagaimana. Lama kelamaan, dengan dibimbing oleh senior, akhirnya aku menjadi mahasiswa kura-kura. Sebuah istilah untuk mahasiswa yang memiliki rutinitas organisasi, disamping akademik, dimana ketika pulang tak langsung ke rumah tapi ada rapat atau kegiatan lain yang semacamnya. Semua berjalan lancar, karena memang semester 1 kegiatan akademik masih ringan. Banyak manfaat yang didapat, pengalaman, tanggung jawab, dan banyak teman.

Kemudian...
Semua menjadi berubah, ketika kegiatan akademik semakin banyak dan berat. Dan kegiatan organisasi pun semakin banyak, seperti besi yang tertarik oleh magnet. Semua menjadi semakin buruk, ditunjang dengan manajemen waktu yang buruk, semua menjadi gelap. Akademik terjun bebas dan organisasi keteteran. Semua seakan lingkaran setan, mudah untuk masuk tetapi sangat sulit untuk melepaskan diri.

Akhirnya...
Semester baru dimulai, masa bakti organisasiku berakhir, ada kesempatan untuk mengikuti periode selanjutnya, tetapi tidak aku lakukan. Keputusan yang aku ambil, keputusan yang sangat berat. Kuputuskan untuk fokus kembali ke akademik. Karena aku punya tanggung jawab sebagai pemegang beasiswa. Merasa bersalah ketika akademikku buruk. Meski banyak yang kecewa, meski banyak yang ga percaya, meski banyak yang menggunjing, biarlah, ini adalah keputusanku, harus aku pegang teguh dengan segala resiko.

Sekarang...
Kegiatan akademik membaik dan aku belajar tentang manajemen waktu. Hingga suatu ketika aku merindukan kegiatan organisasi. Kemudian aku mengikuti kepanitian, tak tanggung-tanggung, aku langsung dicalonkan jadi ketua. Sebuah hal yang tak dikira dan tentunya tak kuharapkan. Setelah bersikukuh menolak, akhirnya aku menjabat sebagai koor. Meski berat tapi aku terima sebagai konsekuensiku mengikuti kepanitiaan. Caraku mengatur grup yang aku bawahi, berbeda dengan dulu, dan aku harap ini lebih baik.

Dan juga...
Aku pun mengajak pacar untuk ikut panitia. Dia sejak kuliah tak pernah ikut panitia atau organisasi karena memang lingkungannya tak mendukung. Aku ajak dia untuk mengenalkan tentang dunia organisasi. Kuakui, pengalaman yang didapat ketika organisasi sangatlah banyak, dan aku yakin sangat berharga untuk masa datang. Mungkin ini kesempatan terakhir untuk ikut kepanitian sebelum klinik. Dan dia bersedia dengan senang hati. Aku yakinkan bahwa ini keputusan yang dia ambil dan harus bertanggung jawab atas segala keputusannya. Dan aku tekankan bahwa tak ada yang mudah di dunia ini, begitu pula kepanitiaan.

Kuyakin...
Ketika kita memiliki kemampuan dan kita tidak menggunakan untuk membantu sesama, itu adalah sebuah kesalahan. Sangat melelahkan memang, tapi kalau bukan kita, siapa lagi....

Selasa, 17 Juli 2012

Naik kereta api tut tut tut....

Menaiki kereta api menuju kota kelahiran adalah salah hal yang menyenangkan. Tempat duduk dekat jendela adalah tempat favorit. Semakin jauh meninggalkan Surabaya seakan masalah  berangsur-angsur menjauh. Sambil mendengarkan musik di playlist dan memandangi pemandangan di luar jendela sambil memikirkan berbagai hal. Memikirkan tentang hal yang akan dilakukan di tempat tujuan, atau sekedar berkhayal tentang masa depan. Sesekali terlihat orang yang berlalu-lalang melewati jalan disepanjang gerbong yang sepertinya mencari tempat duduknya. Adakalanya berhenti barang sejenak di stasiun yang dilewati untuk menaikkan dan menurunkan penumpang. Stasiun demi stasiun penumpang lama digantikan oleh penumpang baru. Ada pula yang masih bertahan dikursinya karena tujuannyayang jauh.

Sinar matahari sore kekuningan menerobos masuk melalui jendela kiri. Sinar yang hangat dan menimbulkan suasana tenang sore hari. Dibarengi dengan suara bising mesin kereta api yang diselingi dengan klakson yang berbunyi ketika melewati persimpangan. Terlihat banyak penumpang yang melakukan berbagai aktifitas. Ada yang sedang makan, ada yang tidur, ada yang ngobrol, ataupun sekedar diam. Semua ras, suku bangsa, warna kulit, dan strata ekonomi menyatu dalam satu kereta menuju ke tempat tujuan yang sama.

Kereta pun sampai di tempat tujuan, dan aku pun turun. Sekedar melemaskan pinggang yang pegal karena terlalu lama duduk, kemudian keluar stasiun. Kemudian berhamburan tukang becak menawarkan jasanya. Gelengan kepala dan tangan diangkat menandakan menolak. Kemudian berjalan keluar gerbang stasiun dan terlihat alun-alun yang ramai depan stasiun. Akupun berdiri terdiam sejenak untuk berfikir dan terdengar suara kereta apiku meninggalkan stasiun.
Ketika merasa bahwa dunia begitu sempit...hingga membuat terasa terhimpit
Ketika merasa ada yang mengintai dari kegelapan...seakan-akan ingin menerkam
Ketika pikiran mulai gundah dan tak mampu berfikir...
Ketika masalah serasa semakin besar dan semakin menyulit...
Ketika angin malam terasa begitu menyakitkan mengenai kulit...
Ketika teriknya matahari terasa menusuk-nusuk dan menyilaukan...
Ketika pengalihan apapun terasa sia-sia...
Ketika kesenangan hanya menghibur dipermukaan...
Ketika seakan terasa tak ada lagi jalan keluar...
Dan ketika semua semakin memburuk...dan semakin buruk
Apa yang harus dilakukan...???

Kamis, 12 Juli 2012

be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble be humble .............
Stone and iron can break my bone, but a name never hurt me...

Mencari dan mencari

apakah ini terlalu lama?
apakah ini setimpal?
ataukah ini kebodohan?

6 semester....

Kiranya tidak ada batasan untuk sebuah pencarian.
Tidak ada yang sia-sia untuk sebuah perjuangan.
Menghabiskan waktu untuk sebuah tujuan.
Meski kadang pasang-surut.
Ini adalah jalan hidup yang dipilih.
Tak ada yang salah dalam memilih.
Ketika dilandasi oleh sebuah prinsip.
Meski kegelapan lebih sering menemani.
Meski kerikil telah banyak terinjak.
Tak boleh patah semangat.
Hidup akan lebih berarti bila memiliki keyakinan.
Hingga akhirnya sampai di sebuah titik.
Dimana sinar matahari terasa begitu hangat.
Lelah ini terbayar lunas tuntas.

6 semester...setimpal untuk sebuah penemuan.

Sabtu, 30 Juni 2012

Pohon kehidupan

Taukah anda bahwa manusia yang hidup mewakili satu daun kehidupan
Dan kehidupan adalah sebuah pohon yang memiliki batang tangkai ranting dan daun
Ketika manusia tutup usia daun pun jatuh
Kadang daun jatuh bersentuhan dengan daun dibawahnya
Hal tersebut meyebabkan telinga berdengung
Ketika hal itu terjadi ucapkan Sholawat kepada Nabi
Agar daun kita tetap kuat dan hidup dalam naungan-Nya
Kenangan adalah ingatan yang menimbulkan luapan emosional
Kadang kenangan begitu indah hingga tak rela tuk dilepaskan
Kadang kenangan begitu menyakitkan hingga tak rela tuk diingat
Tetapi...
 Kenangan indah takkan mudah terlupakan
Namun apakah mampu seorang manusia melupakan kenangan menyakitkan

Jika memang tak dapat melupakan kenangan
Mungkin harus belajar untuk hidup dengan kenangan
Ketika bahagia dan tidak bahagia menjadi begitu bias
Adakah seseorang di sudut sana menunjukkan jalan terang
Sedikit penjelasan tentang apa itu bahagia
Apakah memang di balik kebahagiaan selalu ada ketidakbahagiaan
Seperti bergulirnya malam dan siang
Seperti halnya Tuhan menciptakan harimau dan domba
Seperti adanya bayangan di setiap terang
Ataukah ini hanya tanda agar tetap bersyukur
Ataukah ini tanda untuk melawan

Kamis, 24 Mei 2012

Inginku menyempurnakan Rukun Islam dengan berhaji...
Inginku menyempurnakan Agama dengan menikah...
Inginku berhaji bersama orang yang aku nikahi...

Sunrise in Bromo with old friends

Pertemanan sejak SD yang masih rekat hingga sekarang membawa kita sampai ke tempat ini. Berangkat jam 02.00 dini hari yang sebelumnya kita udah berkumpul di rumah salah satu teman, niatnya disana kita beristirahat tapi namanya teman lama yang bertemu kembali, menjelang berangkat kita ga tidur sama sekali.
Perjalanan menuju Bromo kita tempuh dengan konvoi 5 unit motor. Perjalanan yang lumayan sulit mengingat keadaan jalan dan lampu jalan yang jarang. Sampai disana kita masih harus berjalan kaki ke puncak Bromo dengan menaiki anak tangga yang cukup jauh. 
Akhirnya kita dapat melihat matahari terbit tepat pada waktunya. Hawa dingin tak mengurangi keindahan pemandangan matahari terbit bersama sahabat.
Everything gonna be great with bestfriends beside to us..
 



Senin, 07 Mei 2012

Berfikir logis

Anda tidak akan mendapatkan hal yang berbeda dengan usaha dan cara yang sama...

Hal ini berlaku untuk semua hal. Orang cenderung berputus asa setelah berusaha dengan sangat keras. Padahal orang tersebut tidak menyadari bahwa usaha yang dia lakukan kurang tepat buat dirinya. Bersantailah dan berfikir secara luas dan terbuka, hingga anda menemukan cara anda sendiri. Dengan begitu, peningkatan pesat dalam hidup anda akan terjadi dengan sangat mengejutkan.

Begitu juga dengan cinta, kegagalan dalam bercinta bukanlah hal yang tanpa sebab. Hal ini dapat terjadi pada siapa saja yang melakukan hal yang sama dalam memperjuangkan cinta. Jika anda gagal dalam bercinta, maka relakanlah, jadikan sebagai pengalaman hidup anda.
Hal ini sering terjadi pada orang yang mengalami "cinta lama bersemi kembali." Hal ini tidak salah, tetapi yang perlu anda ingat, pastikan keputusan yang anda ambil murni karena cinta, bukan karena kebosanan dalam kesendirian. Selain itu, jangan gunakan hal yang sama seperti dulu anda sebelumnya mengalami kegagalan cinta. Gunakan cara baru dan pastikan penyebab putus cinta sudah tidak ada lagi.

Senin, 09 April 2012

Teringat petuah ayah untuk jangan pernah bosan untuk selalu bersilaturahim dengan sanak saudara, yang dalam istilah orang dulu "nguripi damar" yang artinya menjaga agar api obor tetap menyala. Karena anak adalah penerus orang tua dan juga penerus yang akan menjaga silsilah. Jangan pernah lupa dengan akar.

Pernah dalam suatu kesempatan aku bandel dan ga ikut silaturahim ketika lebaran. Dan sesuatu yang tidak aku inginkan terjadi. Betapa marahnya ayah kepadaku. Beliau seperti kecewa kepadaku seakan-akan pesan yang selalu beliau sampaikan tak pernah aku dengar.

Sejak saat itu, tak pernah sekalipun aku melewatkan kesempatan untuk bersua dengan sanak saudara. Sedikit demi sedikit aku mencoba membaur dengan keluarga-keluarga yang ga semua aku kenal. Maklum lah orang jaman dulu punya banyak anak, bahkan banyak isteri pula.

Jangan lupa diri, selalu ingat dengan jatidiri kita.

My birthday 08-04-2012


Chocolate cupcake yang ada miniatur dokter gigi dengan poni dan kacamata, usaha banget biar mirip aku.


Notebook coklat berbau vintage, sayang banget kalo harus ditulis buat catatan, disimpen aja kayaknya.
Hmmm flashdish dengan gantungan tweety, sumpah bukan aku banget -___-

Senin, 26 Maret 2012

segalau-galaunya digantung...adalah tema proposal skripsi yang digantung sama dosen...
iri juga ngelihat temen-temen udah ada yang mau sidang proposal...
sabar...sabar...sabar...

Kamis, 15 Maret 2012

No smoking

Yakinlah bahwa lepas dari ketagihan rokok adalah hal yang sangat sulit. Butuh lebih dari keinginan dan motivasi untuk dapat lepas darinya. Hal itu bisa dilakukan dengan usaha yang keras. Sangat sangat sangat keras...jangan sekali-sekali mencoba barang sekali. Karena dapat dipastikan menyesal.
Saya Nashrul, 20 tahun, ingin menjadi orang yang RAJIN. Karena saya membutuhkannya untuk melawan musuh besar saya, MALAS....

Kamis, 08 Maret 2012

bahagia itu...

ketika masa jabatanmu sebagai kadept kominfo di CSS MoRA telah selesai...
ketika kamu diterima skripsi di departemen radiologi yang kamu inginkan...
ketika kamu merasa lebih sehat setelah setahun kamu lepas dari lingkaran setan yang namanya rokok...
ketika kakakmu akan wisuda bulan ini...
ketika keluargamu dalam keadaan sehat dan bahagia...
ketika orang-orang disekitarmu peduli kepadamu...

ketika jiwamu bisa lepas dari perangkap 9gag.com hahahahaa

Rabu, 29 Februari 2012

jogjaaaaaa....

Backpacker bersama kawan-kawan CSS MoRA UNAIR



Sudah semester 6, saatnya ngerjain proposal skripsi....

Tapi aku sadar, kesulitan yang kuhadapi hanyalah jalan untuk mencapai kesulitan yang lain...
Dan menurut kalam Allah, "dibalik kesulitan terdapat kemudahan..."

Jadi intinya, ketika menghadapi kesulitan, jangan fokus terhadap masalah, tapi fokus lah terhadap penyelesaian...

Beres.


Selasa, 28 Februari 2012

hope

kita semua ga akan pernah tau apa takdir yang akan terjadi pada kita...
itulah kenapa jangan pernah berputus asa....
karena seberapa gelap duniamu...
sekecil apapun peluang...
dan ketika kau merasa ga ada kemungkinan...

ingatlah satu hal


SELALU ADA HARAPAN


jangan pernah berhenti berharap
jaga lah agar api harapan tetap menyala

jangan menjadi sombong


DENGAN MEN-JUDGE MASA DEPAN


karena rencana Allah begitu indah
dan ga akan ada yang tahu sebelum kamu mengalaminya


JAGALAH HARAPAN


Ampunilah hambamu ini Ya Allah....
yang sering lupa untuk bersyukur kepada-Mu
yang belum bisa menjadi hamba-Mu yang taat
yang sombong padahal hamba hanyalah manusia kerdil dan hina dihadapan-Mu

Berilah hamba kekuatan Ya Allah
Untuk bersabar
Untuk ikhtiar
Untuk tawakkal
Untuk bersyukur

Rabu, 15 Februari 2012

Pungguk merindukan bulan

Bagai pungguk merindukan bulan....
Kata orang dia adalah manusia yang menginginkan sesuatu yang tidak mungkin....

Bagai pungguk merindukan bulan....
Sebenarnya bukanlah tentang itu...

Bagai pungguk merindukan bulan....
Sesungguhnya kisah tentang manusia yang lupa...

Bagai pungguk merindukan bulan....
Menginginkan sesuatu yang indah di kejauhan...

Bagai pungguk merindukan bulan....
Yang ga menyadari bahwa sesuatu yang tampak indah dari kejauhan, tak selamanya indah jika didekati...

Bagai pungguk merindukan bulan....
Yang ga menyadari bahwa sesungguhnya dia berada di Bumi yang sejatinya jauh lebih indah daripada bulan...

Bagai pungguk merindukan bulan....
Yang buta bahwa sesuatu disekitarnya sesungguhnya lebih baik buat dirinya...

Bagai pungguk merindukan bulan....
Yang hilang kesadaran bahwa ada seseorang didekatnya yang peduli kepadanya...

Bagai pungguk merindukan bulan....

Bagai pungguk merindukan bulan....

Bagai pungguk merindukan bulan....

Yang ga pernah menyadari bahwa sesungguhnya hidup ini jauh lebih indah apabila disyukuri...

Rabu, 08 Februari 2012

Suka dalam duka

Bersandal, celana digulung ke atas, dan selalu berlumpur adalah ciri khas KKN di desa Meduri.

Bener-bener hidup sehat. Udara segar, ga ada polusi, ga ada kebisingan, no junkfood dan setiap hari berjalan kaki 1 km dari rumah ke balai desa.

Setelah kegiatan kumpul-kumpul buat sekedar ngobrol, bully seseorang, main kartu, uno, monopoli, halma, dan sedikit bahas proker hhahaa. Always fun lah yaa.

Menyusuri desa

Mendaki gunung lewati lembah, sungai mengalir indah ke samudera....






Petuah Kyai Sepuh

Teringat tentang "pelajaran" dari kyai sepuh, KH. Dimyathi Romly, tentang bagaimana cara menulis surat cinta untuk seorang wanita yang kita sukai dengan aman agar tidak dapat diselidiki keamanan. Maklumlah di pondok pesantren ada keamanan yang bagi santri merupakan momok. Dan beruntungnya, beliau menjadi pengasuh Asrama 7 Al-Husna, yang merupakan asramaku selama 3 tahun nyantri di PP. Darul Ulum Jombang. Beliau menjadi salah satu Kyai panutan bagi santri-santri karena memang beliau sangat mengerti tentang keinginan dan kebutuhan santri. Dan perlu diketahui bahwa dahulu beliau mendapat gelar "Dokter hati" oleh presiden RI.

Inilah salah satu contoh surat yang dieja secara lisan oleh beliau di sela-sela mengaji kitab Tafsir Yaasin.

-------------------------------------------------------------------------------------------------

Pernahkan kau tahu tentang cerita si rumput kering? itulah aku, rumput kering di tengah padang pasir tandus. Batang dan daunku menguning diterpa panasnya sinar matahari. Aku terus bertahan demi sesuatu yang tidak pasti. Wahai awan, sudikah engkau memberiku setetes hujan untukku. Agar aku bisa tumbuh subur. Agar batang dan daunku kembali hijau. Tanpanya mungkin aku tidak bisa bertahan lebih lama. Aku mohon awan.

Teruntuk dirimu, wahai tetes hujan.
Dariku, rumput kering.

-------------------------------------------------------------------------------------------------

Ini mungkin ga sama dengan aslinya, soalnya memang ingatan penulis yang lupa-lupa ingat. Tapi, ada satu petuah dari Kyai yang teringat jelas di ingatanku. "Apapun yang terjadi, jangan pernah melukai perasaan manusia. Jika putus, putuslah dengan baik-baik. Karena hal tersebut dapat berpengaruh pada kehidupanmu kemudian."

Kamis, 26 Januari 2012

KKN ceria


KKN ceria, dua buah kata yang sepertinya cocok untuk disandarkan dengan kegiatan saya saat ini. Yaa dengan segala keterbatasan wilayah geografis yang cukup sulit, kita malah bisa menikmatinya. Suasana desa yang benar-benar masih hijau dan seperti tidak tersentuh dengan polusi perkotaan. Jalan yang berlumpur menjadi tantangan buat kita dalam menjalankan program sehari-hari, dan itu malah menjadi hiburan buat kita. Suara hewan ternak menjadi musik latar setiap hari. Penduduk yang ramah dan murah senyum yang selalu membalas sapaan kami. Induk semang yang memegang prinsip melayani tamu sebaik-baiknya benar-benar diterapkan beliau. Hingga berefek pada berat badan kami yang meningkat. Kita merasa seakan-akan ini rumah sendiri. Ga tega untuk membayangkan bagaimana kita akan merasa berat untuk meninggalkan rumah sederhana namun penuh kehangatan ini.

Berbeda dengan kehidupan di kota, di desa Meduri ini kekeluargaan benar-benar terasa. Tolong-menolong dan kegotong-royongan terlihat jelas di desa ini. Kami pun merasakan atmosfer kehangatan ketika kita berjalan menyusuri desa ini. Penduduk yang kita lewati selalu memberi respon yang sama, menyapa dengan senyum tulus dan mempersilahkan kita untuk mampir. Kepala desa yang mendedikasikan hidupnya untuk desa ini sangat kita rasakan. Orang yang rela meninggalkan kehidupan yang mapan hanya untuk membangun desanya dari minus menjadi nol, yahh itu lah visi sederhana seorang Bapak Hari, kepala desa Meduri.

Foto di atas adalah foto ketika kita menanam 77 bibit pohon mahoni di tanah pekuburan bersama Pak Wo, orang yang sepertinya bertanggung jawab terhadap lingkungan desa. Kami benar-benar menikmati kegiatan demi kegiatan yang kami lakukan. Ga ada keterpaksaan atau tekanan, karena kami melakukan dengan ceria.

Rabu, 11 Januari 2012

11 Januari 2012

Kata-kata setahun yang lalu...

Kata-kata mempertemukan kita dalam kebetulan yang pasti...
Kata-kata mendekatkan kita pada kebiasaan...
Kata-kata mengakrabkan kita pada jalinan hangat pertemanan...
Kata-kata mengingatkan kita untuk saling benar...
Kata-kata membahagiakan kita satu sama lain...

Kata-kata....

Kata-kata membawa kita jalan bersama di pinggir jalan rerumputan...
Kata-kata mempersilahkan kita duduk dua-duaan...
Kata-kata menyengaja dua mata saling berpandangan...
Kata-kata menyembunyikan diri dibalik lidah kelu...
Kata-kata merayap keluar dengan malu-malu...
Kata-kata membiarkan kita berdebar-debar tak karuan...
Kata-kata memberi jawaban untuk yang bertanya...
Kata-kata menyatukan kita dan saling bergandengan...

Kata-kata...kata-kata...

Kata-kata memberi jalan untuk melangkah bersama...
Kata-kata mengadu kita dalam pertengkaran...
Kata-kata mendamaikan kita dalam senyum...
Kata-kata menyejukkan kita dengan keteduhan peduli...
Kata-kata menghangatkan kita dengan sinar sayang...

Kata-kata mengantarkan kita setahun kemudian...
Kata-kata ingin semoga seterusnya...

Kata-kata agar selalu berdoa....
Kata-kata jalani hidup tanpa muluk-muluk...
Kata-kata untuk ikhlas atas apa kehendak takdir...
Kata-kata serahkan pada Ilahi...hingga...

Kata-kata kembali kepada-Nya

-Nashrul

Senin, 09 Januari 2012

Air hujan bercampur tanah

Terbangun dari tidur melihat jam dinding menunjukkan pukul empat sore. Segera ku beranjak dan berjalan menuju kamar mandi untuk mengambil wudlu. Ku basuhkan air ke muka basuh demi basuh dan seketika itu kantuk pun meluntur bersama dengan air yang mengalir. Kembali ke kamar kupakai baju khususku untuk menghadap Sang Pencipta, baju koko putih dan sarung berwarna cokelat kotak-kotak, kuhamparkan sajadah lebar berwarna cokelat muda di lantai, dan kumulailah ritual penyembahan "Allahu Akbar..."

Setelah selesai sholat dan berdoa, memohon kekuatan dan kebahagian untuk orang-orang yang aku sayangi, kutersadar suara yang tak asing aku dengar, tetes demi tetes syahdu suara hujan yang tidak terlalu lebat. Setelah membereskan perlengkapan sholat, aku pun beranjak ke teras rumah. Kemudian aku duduk di sebuah kursi panjang terbuat dari rotan berwarna coklat muda dengan bantalan berwarna cokelat tua. Hanya duduk diam dan mendengarkan bunyi rintik-rintik hujan, melihat tetes demi tetes air jatuh dan menghujam tanah seakan-akan malaikat yang jatuh ke bumi. Sungguh menenangkan dan mendamaikan hati, inilah meditasiku. Bau khas petrichor merupakan hal yang paling aku suka, pikiranku pun terhipnotis untuk membayangkan kembali kenangan masa lalu. Semakin dalam kuhirup baunya, semakin aku terbawa kemasa lalu. Dan terbayanglah bocah kecil berumur sekitar 5 tahun yang bermain di pinggir rumah yang kala itu masih gerimis. Bocah itu dengan tangan kecilnya memainkan genangan air hujan. Dengan wajah sangat bahagia dia bermain dengan menyanyikan lagu anak-anak. Di sampingnya terlihat perempuan separuh baya sedang memegang piring berisikan nasi dan lauk ayam kesukaan anak itu. Sesekali dia bilang ke anak itu "Ayo le aaaakk...." dan anak tersebut pun membuka mulutnya, dan wanita tersebut pun menyuapkan sesendok nasi dan lauk ayam. Anak tersebut pun mengunyah makanan sambil terus sibuk memainkan air, tidak lama anak tersebut berkata "Ibu krupuknya manaaa??" kemudian wanita tersebut menyuil ujung krupuk yang dia taruh dipiring dan menyuapkan ke anak tersebut. Anak pun mengunyah lagi makanannya dan kemudian melanjutkan memainkan air hujan yang sangat dia suka. Dengan tangan kecil dia menggerakkan di air, entah berimajinasi tentang apa, yang jelas keluguan dan ke-apa ada-nya yang tersirat dari tingkah polos anak tersebut. Harapan tentang sebuah masa depan yang damai terpanggul di pundak seorang anak kecil.

Kemudian aku pun tersentak dan kembali dari kenangan masa lalu. Tersadar bahwa hujan sudah mereda dan waktu sudah mau magrib. Aku pun beranjak dari kursi dengan wajah cerah. Telah timbul sebuah semangat baru untuk menjalani hidup ini dengan penuh arti. Teringat cita-cita masa lalu semakin merasuk hingga pembuluh nadiku. Tekadku pun semakin bulat "Jadi apa pun aku nanti tak masalah, hidup sekali harus berarti."

Minggu, 08 Januari 2012

Bad day....just bad day.

Niat pengen posting dari kemaren-kemaren, apa daya terjadi mood disaster. Akhirnya baru bisa nulis sekarang, yaa disela-sela belajar farmakologi, alhamdulillah bencana udah berlalu, meskipun meninggalkan parut. Setidaknya kehidupan harus tetap berjalan, seperti kata orang teater "the show must go on." Semoga saja bersamaan dengan berpacunya waktu, semua luka bisa segera sembuh, meskipun meninggalkan bekas setidak-tidaknya ga nyeri.

Menyadari dari sejak lama kalo yang namanya hubungan pasti ada naik turunnya, dan semoga saja hal itu tidak terulang lagi. Aku udah berpesan sama dia "Ini mungkin ga akan sama seperti dulu, aku ga mau muluk-muluk seperti dulu, kita sekarang pacaran ga perlu lagi merencanakan terlalu jauh, yahh jalani aja, ga mau lagi terulang kejadian kemaren." Aku ga mau mengumbar harapan, begitu pun terhadap aku sendiri, aku hanya bisa berdoa agar diberi yang terbaik.

Gamau lagi menjalin jaring-jaring merah muda, masa depan, yang terlalu muluk dengan siapapun, hanya ingin jalani aja hidup ini sesuai dengan garis yang sudah ditentukan. Cita-cita masih ada tentunya dan akan tetap aku pegang teguh apapun yang terjadi. Tapi kalo untuk masalah cinta, kita jalani aja ya. Kita sekarang berpacaran ga perlu lah mengumbar masa depan. Guruku pernah bilang "Masa depan adalah fatamorgana, yang ada sebenarnya adalah sekarang." Setuju dengan beliau, sangat setuju.

Semangat Nashrul, dulu ketika kamu benar-benar dalam kesendirian, kamu dapat menyemangati dirimu sendiri. Seharusnya kamu sekarang pun bisa. Sekarang kamu ga sendiri lagi, ada banyak orang-orang disekitarmu yang peduli denganmu. Kalaupun kau terjatuh, bangunlah, terjatuh lagi, bangunlah, terjatuh lagi, bangunlah. Ga ada alasan untuk menyerah. Allah menyukai hambanya yang bersabar. Tetaplah menjadi penyabar.