Pages

Kamis, 26 Desember 2013

Jodoh

Konsep jodoh masih sulit dimengerti. Ada yang bilang jika jodoh itu yang terakhir kita nikahi, dan ada yang bilang jika jodoh itu orang yang paling kita cintai. Seperti layaknya rejeki dan kematian, jodoh tetap menjadi rahasia hingga hal itu terjadi. Sepertinya ga perlu kita mencoba mengetahui rahasia itu lebih dalam, rasanya itu adalah rahasia yang sebaiknya diketahui ketika memang sudah saatnya.

Semua orang mungkin mempunyai kriteria dalam mencari pasangan. Saya dulu ga ada, tetapi seiring berjalannya waktu tanpa sadar saya memiliki standart tidak baku dan tidak paten dan fleksibel untuk pasangan saya nanti. Boleh ga boleh urusan Allah.

Saya berharap kepada Allah, semoga Dia memberi saya pasangan yang kuat dalam menegakkan sholat. Hal ini penting karena sholat adalah tiang agama. Dan saya mengetahui bahwa saya kadang suka lupa waktu dan sholat. Makanya saya butuh orang yang mampu menguatkan saya dalam sholat. Saya juga senang sekali ketika ada yang mengingatkan sholat. Adeeem rasanya. Harusnya anda juga begitu.

Saya berharap kepada Allah untuk diberikan jodoh yang suka meningkatkan keimanan, suka belajar agama. Hal ini penting menurut saya. Ga peduli dulunya dia bagaimana, setidaknya dia punya sifat ini rasanya jauh lebih baik drpda lulusan pesantren tapi udah sok pinter aja masalah agama. Hangat rasanya. Harusnya anda juga begitu

Saya berharap kepada Allah agar diberi jodoh yang tidak mudah mengeluh. Hal ini mungkin subyektif ya,,tapi jujur saja saya suka sekali dengan orang yang optimis dan tidak mudah mengeluh. Saya suka melihat orang yang bersemangat dalam menjalani hidupnya. Kuat sekali rasanya. Harusnya anda juga begitu.

Saya berharap kepada Allah agar diberikan jodoh yang dapat menenangkan hati dan memberi tasa nyaman pada hati ini. Ini mungkin sulit dideskripsikan. Tetapi ini akan menentukan keberlanjutan rumah tangga. Dan tentunya siapapun pasti akan sangat dan semakin mencintai istrinya, jika istrinya punya sifat ini. Bahagia sekali rasanya. Harusnya anda juga begitu. Harusnya.

Selain harapan itu semua, seorang laki-laki harus juga meningkatkan kualitasnya. Jika ingin jodoh terbaik maka jadilah terbaik. Saya dengan Ijin Allah akan selalu berusaha memperbaiki diri secara duniawi dan untuk bekal di akhirat nanti. Saya akan berusaha menjadi sosok yang siap disandingkan dengan perempuan yang sesuai harapan dan yang terbaik menurut Allah. Semoga Allah menguatkan dan meridloi.

Caution!!!

Apa pun yang saya tulis disini ada yang saya cuplik dari hal lain, tetapi kebanyakan merupakan hasil pemikiran saya berdasarkan pengalaman, curahan hati, selintas pemikiran, dan pengetahuan yang telah saya pelajari. Jikalau salah, maka saya menunjukkan sisi kemanusiaan saya.
Anda harus membaca semua,,kalo ga ya gpp.

Pluralisme (part II)


Bagaimana pendapat anda tentang Muhammadiah (MU) dan Nahdlatul Ulama (NU)?
Keduanya adalah organisasi masyarakat. Mereka berdua berbagi tugas untuk mengurusi dan mengayomi umat Islam. Karena diketahui umat Islam di Indonesia sangatlah banyak, sehingga agar umat  tidak tercerai berai maka dibutuhkan pembagian tugas. Seperti layaknya ada RT 1 atau 2 atau 3 yang berbagi tugas untuk mengurusi masyarakat yang banyak.
Seharusnya anggota dari tiap ormas ini menyadari ini. MU dan NU bukanlah pemecah islam. Mereka membagi untuk menyatukan.

Kenapa sekarang kedua ormas ini seperti perang dingin dan saling berlawanan?
Pendiri kedua ormas mendirikan MU dan NU untuk berbagi tugas. Kemudian seiring berjalannya waktu, penerusnya yang ga mengerti maksud dari didirikannya menganggap bahwa ormas ini sebagai aliran. Akhirnya pemahaman ormas bergeser menjadi aliran. Dan pemahaman inilah yang turun-temurun diwariskan. Apalagi jika anggotanya tolol dan tidak mencerna apa-apa yang diterimanya.

Lalu apa yang harus kita lakukan?
Silahkan membanggakan ormas masing2, tetapi jangan menghina satu sama lain. Sadari tujuan awal didirikannya ormas tersebut. Tumbuhkan kesadaran bahwa NU dan MU sama2 umat Islam, dan bersatulah. Perbedaan yang terjadi biar Allah yang menilai. Toh meski pun berbeda tetapi sama2 melakukan kebaikan sama2 berusaha beribadah kepada Allah.

Ingat, banyak jalan menuju Allah. Jalan yang berbeda belum tentu salah. Yang penting tujuannya sama.

Selasa, 24 Desember 2013

Pluralisme (part I)

Untuk kalian agama kalian, untuk ku agamaku...

Firman Allah yang mengandung toleransi yang kuat terhadap umat pemeluk agama lain. Dalam kehidupan spiritual kita hidup sendiri-sendiri, tetapi dalam kehidupan non-spiritual kita harus saling bergandengan tangan, saling menolong, hidup bersama, dan saling menjaga.

Jadi umat itu apa?

Umat adalah pemahaman kolektif tentang sekumpulan manusia yang hidup bersama.
Pengertian umat harusnya dipahami secara universal,,yaitu umat manusia.
Sehingga umatan wahidan adalah manusia itu sendiri.
Dengan pemahaman seperti ini, tidak ada lagi yang merasa agamanya eksklusif, dan merendahkan agama lain. Sesama manusia adalah saudara, perbedaan agama bukan alasan mengkotak2an kehidupan.

Taman yang hanya memiliki bunga sejenis akan membosankan dan tidak indah. Begitu pula dengan pluralisme beragama, akan lebih indah secara spiritual jika berbeda2.

Bagaimana kafir itu sendiri?

Kafir adalah tidak memiliki keyakinan terhadap nilai keTuhanan dan kemanusiaan.
Dan yang berhak menentukan kafir atau tidak hanyalah Yang Maha Tahu.
Manusia tidak berhak menjudge seseorang kafir. Karena kita tidak benar2 tahu apa kebenaran sejati, hanya Allah Yang Maha Tahu.

Jika dipikirkan lagi, siapa yang berhak menilai seorang murid? Yang berhak menilai murid bukanlah murid, tapi guru. Jadi, yang berhak menilai manusia hanyalah Tuannya manusia, yaitu Allah SWT, Yang paling tahu tentang rahasia terdalam manusia.

Apakah ada penguat lain tentang toleransi dalam Islam?

Nabi Muhammad bersabda:
Barang siapa melukai umat Nasrani,Yahudi, dan umat lain yang sanggup hidup damai, maka sama saja melukai aku. Barang siapa merusak gereja, dan tempat ibadah lain, maka sama saja merusak rumahku.

Inilah garansi hingga akhir zaman yang Nabi Muhammad berikan kepada pemeluk agama lain yang sanggup hidup damai. Jadi, umat Islam yang tidak melaksanakan sabda Nabi ini, berarti dia telah mengkhianati Nabi Muhammad.

Lalu siapakah mereka yang mengaku Islam tetapi melakukan kerusakan dan teror kepada umat agama lain?
Siapakah mereka yang mengaku Islam dan melakukan pengeboman?
Siapakah mereka yang mengaku Islam tetapi melakukan kekerasan?
Siapakah mereka?
Siapa?

Sabtu, 21 Desember 2013

Ketika kau percaya Allah sepenuhnya dan tanpa tapi, maka di dalam pikiranmu tidak ada hari buruk dan hari baik, yang ada hanya Karunia Allah.

Rabu, 11 Desember 2013

Ga suka

Ketika kita dihadapkan pada hal yang ga kita sukai, kebanyakan pasti akan melawan atau menghindar atau lari. Tapi tau kah anda bahwa Allah akan lebih suka jika kita bertindak lain. Bukan dengan melawab atau menghindar atau lari.

Bersabar...

Itulah yang Allah anjurkan kepada kita. Karena suatu yang tidak menyenangkan kadang mengandung kebaikan buat kita. Allah ingin memberikan kebaikan kepada kita melalui hal yg tidak kita sukai itu. Allah ingin kita tetap bertahan dan bersabar agar kita dapat mengambil banyak pelajaran. Hingga suatu saat nanti kehendak Allah akan terjadi, untuk mengubah hal yang tidak kita sukai itu atau menggantinya dengan hal yang lebih baik. Jauh lebih baik.

Melawan atau menghindar atau lari tidak dilarang, tapi akan lebih baik jika kita bersabar. Dengan bersabar akan semakin sedikit yang tersakiti yang rusak dan yang menyesal.