Pages

Selasa, 24 Desember 2013

Pluralisme (part I)

Untuk kalian agama kalian, untuk ku agamaku...

Firman Allah yang mengandung toleransi yang kuat terhadap umat pemeluk agama lain. Dalam kehidupan spiritual kita hidup sendiri-sendiri, tetapi dalam kehidupan non-spiritual kita harus saling bergandengan tangan, saling menolong, hidup bersama, dan saling menjaga.

Jadi umat itu apa?

Umat adalah pemahaman kolektif tentang sekumpulan manusia yang hidup bersama.
Pengertian umat harusnya dipahami secara universal,,yaitu umat manusia.
Sehingga umatan wahidan adalah manusia itu sendiri.
Dengan pemahaman seperti ini, tidak ada lagi yang merasa agamanya eksklusif, dan merendahkan agama lain. Sesama manusia adalah saudara, perbedaan agama bukan alasan mengkotak2an kehidupan.

Taman yang hanya memiliki bunga sejenis akan membosankan dan tidak indah. Begitu pula dengan pluralisme beragama, akan lebih indah secara spiritual jika berbeda2.

Bagaimana kafir itu sendiri?

Kafir adalah tidak memiliki keyakinan terhadap nilai keTuhanan dan kemanusiaan.
Dan yang berhak menentukan kafir atau tidak hanyalah Yang Maha Tahu.
Manusia tidak berhak menjudge seseorang kafir. Karena kita tidak benar2 tahu apa kebenaran sejati, hanya Allah Yang Maha Tahu.

Jika dipikirkan lagi, siapa yang berhak menilai seorang murid? Yang berhak menilai murid bukanlah murid, tapi guru. Jadi, yang berhak menilai manusia hanyalah Tuannya manusia, yaitu Allah SWT, Yang paling tahu tentang rahasia terdalam manusia.

Apakah ada penguat lain tentang toleransi dalam Islam?

Nabi Muhammad bersabda:
Barang siapa melukai umat Nasrani,Yahudi, dan umat lain yang sanggup hidup damai, maka sama saja melukai aku. Barang siapa merusak gereja, dan tempat ibadah lain, maka sama saja merusak rumahku.

Inilah garansi hingga akhir zaman yang Nabi Muhammad berikan kepada pemeluk agama lain yang sanggup hidup damai. Jadi, umat Islam yang tidak melaksanakan sabda Nabi ini, berarti dia telah mengkhianati Nabi Muhammad.

Lalu siapakah mereka yang mengaku Islam tetapi melakukan kerusakan dan teror kepada umat agama lain?
Siapakah mereka yang mengaku Islam dan melakukan pengeboman?
Siapakah mereka yang mengaku Islam tetapi melakukan kekerasan?
Siapakah mereka?
Siapa?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar