Pages

Rabu, 29 Februari 2012

jogjaaaaaa....

Backpacker bersama kawan-kawan CSS MoRA UNAIR



Sudah semester 6, saatnya ngerjain proposal skripsi....

Tapi aku sadar, kesulitan yang kuhadapi hanyalah jalan untuk mencapai kesulitan yang lain...
Dan menurut kalam Allah, "dibalik kesulitan terdapat kemudahan..."

Jadi intinya, ketika menghadapi kesulitan, jangan fokus terhadap masalah, tapi fokus lah terhadap penyelesaian...

Beres.


Selasa, 28 Februari 2012

hope

kita semua ga akan pernah tau apa takdir yang akan terjadi pada kita...
itulah kenapa jangan pernah berputus asa....
karena seberapa gelap duniamu...
sekecil apapun peluang...
dan ketika kau merasa ga ada kemungkinan...

ingatlah satu hal


SELALU ADA HARAPAN


jangan pernah berhenti berharap
jaga lah agar api harapan tetap menyala

jangan menjadi sombong


DENGAN MEN-JUDGE MASA DEPAN


karena rencana Allah begitu indah
dan ga akan ada yang tahu sebelum kamu mengalaminya


JAGALAH HARAPAN


Ampunilah hambamu ini Ya Allah....
yang sering lupa untuk bersyukur kepada-Mu
yang belum bisa menjadi hamba-Mu yang taat
yang sombong padahal hamba hanyalah manusia kerdil dan hina dihadapan-Mu

Berilah hamba kekuatan Ya Allah
Untuk bersabar
Untuk ikhtiar
Untuk tawakkal
Untuk bersyukur

Rabu, 15 Februari 2012

Pungguk merindukan bulan

Bagai pungguk merindukan bulan....
Kata orang dia adalah manusia yang menginginkan sesuatu yang tidak mungkin....

Bagai pungguk merindukan bulan....
Sebenarnya bukanlah tentang itu...

Bagai pungguk merindukan bulan....
Sesungguhnya kisah tentang manusia yang lupa...

Bagai pungguk merindukan bulan....
Menginginkan sesuatu yang indah di kejauhan...

Bagai pungguk merindukan bulan....
Yang ga menyadari bahwa sesuatu yang tampak indah dari kejauhan, tak selamanya indah jika didekati...

Bagai pungguk merindukan bulan....
Yang ga menyadari bahwa sesungguhnya dia berada di Bumi yang sejatinya jauh lebih indah daripada bulan...

Bagai pungguk merindukan bulan....
Yang buta bahwa sesuatu disekitarnya sesungguhnya lebih baik buat dirinya...

Bagai pungguk merindukan bulan....
Yang hilang kesadaran bahwa ada seseorang didekatnya yang peduli kepadanya...

Bagai pungguk merindukan bulan....

Bagai pungguk merindukan bulan....

Bagai pungguk merindukan bulan....

Yang ga pernah menyadari bahwa sesungguhnya hidup ini jauh lebih indah apabila disyukuri...

Rabu, 08 Februari 2012

Suka dalam duka

Bersandal, celana digulung ke atas, dan selalu berlumpur adalah ciri khas KKN di desa Meduri.

Bener-bener hidup sehat. Udara segar, ga ada polusi, ga ada kebisingan, no junkfood dan setiap hari berjalan kaki 1 km dari rumah ke balai desa.

Setelah kegiatan kumpul-kumpul buat sekedar ngobrol, bully seseorang, main kartu, uno, monopoli, halma, dan sedikit bahas proker hhahaa. Always fun lah yaa.

Menyusuri desa

Mendaki gunung lewati lembah, sungai mengalir indah ke samudera....






Petuah Kyai Sepuh

Teringat tentang "pelajaran" dari kyai sepuh, KH. Dimyathi Romly, tentang bagaimana cara menulis surat cinta untuk seorang wanita yang kita sukai dengan aman agar tidak dapat diselidiki keamanan. Maklumlah di pondok pesantren ada keamanan yang bagi santri merupakan momok. Dan beruntungnya, beliau menjadi pengasuh Asrama 7 Al-Husna, yang merupakan asramaku selama 3 tahun nyantri di PP. Darul Ulum Jombang. Beliau menjadi salah satu Kyai panutan bagi santri-santri karena memang beliau sangat mengerti tentang keinginan dan kebutuhan santri. Dan perlu diketahui bahwa dahulu beliau mendapat gelar "Dokter hati" oleh presiden RI.

Inilah salah satu contoh surat yang dieja secara lisan oleh beliau di sela-sela mengaji kitab Tafsir Yaasin.

-------------------------------------------------------------------------------------------------

Pernahkan kau tahu tentang cerita si rumput kering? itulah aku, rumput kering di tengah padang pasir tandus. Batang dan daunku menguning diterpa panasnya sinar matahari. Aku terus bertahan demi sesuatu yang tidak pasti. Wahai awan, sudikah engkau memberiku setetes hujan untukku. Agar aku bisa tumbuh subur. Agar batang dan daunku kembali hijau. Tanpanya mungkin aku tidak bisa bertahan lebih lama. Aku mohon awan.

Teruntuk dirimu, wahai tetes hujan.
Dariku, rumput kering.

-------------------------------------------------------------------------------------------------

Ini mungkin ga sama dengan aslinya, soalnya memang ingatan penulis yang lupa-lupa ingat. Tapi, ada satu petuah dari Kyai yang teringat jelas di ingatanku. "Apapun yang terjadi, jangan pernah melukai perasaan manusia. Jika putus, putuslah dengan baik-baik. Karena hal tersebut dapat berpengaruh pada kehidupanmu kemudian."