Pages

Rabu, 12 Desember 2012

Dari puisi sebelumnya "berbuat banyak untuk banyak orang" itulah yang tepat disandangkan padamu. Kau telah berbuat banyak untuk orang disekitarmu, untuk anak jalanan, untuk anak miskin yang tidak mampu sekolah dan siapa pun yang membutuhkan bantuanmu. Orang macam apa kau ini, kebaikanmu yang tak pandang bulu sungguh luar biasa. Kau mampu melihat kebaikan dari diri tiap manusia. Kritikmu tak pernah menyakitkan. Yaaa,,sebagai orang yang sering kau kritik, aku tak pernah merasa sakit hati. Hemmm biasanya tiap magrib aku selalu ada teman untuk jalan kaki ke masjid dekat kontrakan, sekarang berbeda. Yang setiap habis sholat subuh melantunkan ayat-ayat Ilahi. Maaf sahabat aku tak mampu berbuat banyak untukmu. Tapi kebaikan yang kau tanam dihati ini akan aku rawat dan siram agar tumbuh subur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar