Pages

Jumat, 07 Desember 2012

Selamat tidur sahabatku....

Ini kesedihanku... Yaaa kesedihanku karena ditinggal "pulang" sahabatku yang paling baik. Gatau kenapa, ini kesedihan yang kayak gimana. Kesedihan hingga air mata tak keluar setetes pun, hanya rasa menyesakkan didada. Teringat jam 12 malam aku melangkah setengah berlari menyusuri lorong rumah sakit, dengan perasaan yang tak karuan, kemudian melewati kerumunan yang kebanyakan aku kenal, salah satu dari mereka menunjuk sebuah ruang, memberi isyarat untuk masuk. Kemudian aku pun masuk, dan yang kulihat adalah tubuh sahabatku terbujur kaku ditutupi selimut. "Innalillahi wa inna ilaihi raji'un....Ya Allah begitu cepat Kau menjemput sahabatku..." Kemudian aku buka selimut yang menutupi wajahnya. Aku lihat wajah sahabatku untuk terakhir kalinya. Terlihat bekas luka jahit di kepala sebelah kiri, dan wajah yang memucat dan bibir yang menghitam. Petugas pun datang untuk memandikan jenazah, aku bantu mengangkat jenazah untuk dipindahkan ke keranda. "Astaghfirullah hal adzim,,kenapa tubuhmu dingin sekali sahabatku,,apakah aku perlu membakar sesuatu untuk menghangatkanmu,,katakan apa yang kau mau pasti aku beri sahabatku..." 

Tak bermaksud untuk mengingkari takdir, tapi ini kesedihan terdalam yang pernah aku rasakan. Hari-hari berlalu dan aku masih merindukannya. Ketika melihat barang-barangnya yang masih ada di kontrakan, perasaan sedih tiba-tiba meluap ke permukaan. Sampai sekarang aku masih tak percaya sahabatku yang juga sekontrakan telah tiada. Benar-benar ga percaya...tapi biarlah kesedihan ini kupendam dalam-dalam, tak perlu orang lain melihat wajah sedihku.

Sahabatku, kau orang baik dan kau sangat pantas mendapatkan tempat terbaik di sisi Sang Khaliq...mimpi indah dalam tidurmu yang abadi sahabatku, Hafizuddin Ahmad...



Tidak ada komentar:

Posting Komentar