Teringat petuah ayah untuk jangan pernah bosan untuk selalu bersilaturahim dengan sanak saudara, yang dalam istilah orang dulu "nguripi damar" yang artinya menjaga agar api obor tetap menyala. Karena anak adalah penerus orang tua dan juga penerus yang akan menjaga silsilah. Jangan pernah lupa dengan akar.
Pernah dalam suatu kesempatan aku bandel dan ga ikut silaturahim ketika lebaran. Dan sesuatu yang tidak aku inginkan terjadi. Betapa marahnya ayah kepadaku. Beliau seperti kecewa kepadaku seakan-akan pesan yang selalu beliau sampaikan tak pernah aku dengar.
Sejak saat itu, tak pernah sekalipun aku melewatkan kesempatan untuk bersua dengan sanak saudara. Sedikit demi sedikit aku mencoba membaur dengan keluarga-keluarga yang ga semua aku kenal. Maklum lah orang jaman dulu punya banyak anak, bahkan banyak isteri pula.
Jangan lupa diri, selalu ingat dengan jatidiri kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar