Ini adalah nasihat dari temen yang mempelajari tentang cinta yang murni berdasarkan teori-teori dari ilmuwan sosiologi. Disebut teori karena belum ada pembuktian empiris. Jadi, bisa salah dan bisa juga benar.
Menurut temenku ini, beruntunglah orang yang menikahi orang yang menjadi soulmate. Karena dia kemungkinan besar akan bahagia dan harmonis sampai seterusnya. Ini dengan tidak menimbang variabel lain.
Seseorang bisa disebut soulmate kita, jika kita merasakan tiga komponen utama, yaitu:
1. Ketertarikan
2. Kenyamanan
3. Ikatan batin
KETERTARIKAN yang dimaksud adalah ketika kita dengan si dia, kita akan merasa ingin mengetahui banyak hal dari dia. Kita merasa ingin mengetahui keluarganya, backgroundnya, kehidupannya, dll. Boleh dibilang ini namanya kepo. Tapi ingat, kepo bukan kejahatan, justru ini lah salah satu komponen orang menemukan soulmatenya.
KENYAMANAN berarti jika kita dengan si dia, kita akan merasa aman. Kita tidak merasa bahwa kita akan diapa-apain jika dengan dia, bahkan jika dia menyentuh kita (sentuhan wajar, seperti pegang tangan atau pundak). Bahkan kita akan merasa terlindungi. Selain itu, kita juga merasa aman jika bercerita dengannya, karena kita yakin dia bisa menyimpan rahasia kita.
IKATAN BATIN yaitu jika si dia sedang dapat musibah, seperti sakit atau kesulitan apa saja, kita akan merasa sangat sedih juga. Hal ini membuat kita sangat ingin menolongnya. Hal ini mirip empati, tetapi lebih kuat.
Selain dari tiga komponen utama tersebut, ada satu syarat bahwa seseorang bisa dibilang soulmate kita. Syarat itu adalah, KETIGA KOMPONEN HARUS MUNCUL SECARA BERSAMAAN DAN INSTANtanpa harus ada usaha yang berarti. Tanpa harus mengubah diri kita, tanpa harus memberi banyak hal, tanpa harus memberi gombalan.
Kita bisa cuma punya satu soulmate atau bisa juga kita merasa ada lebih dari satu soulmate. Pilihlah satu, karena kalo sudah soulmate, siapa pun itu, peluang anda hidup bahagia lebih tinggi. Tentunya nantinya anda akan ada pertimbangan lainnya.
Yang jelas, pernikahan harus sekali seumur hidup. Bijaklah dalam memilih. Karena penyesalan selalu datang di akhir. Raihlah cinta yang tinggi. Jangan takut bercita-cita memiliki cinta yang murni. Meski pun jarang, tapi itu bisa didapat.
Selanjutnya mungkin akan saya bahas cinta yang murni...
...mungkin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar